Keuangan, Asuransi, Perbankan, Finance, Kesehatan, Kanker

Sabtu, 26 Desember 2015

Mengobati Disentri dan Mengatasi Kurang Darah Dengan Bayam

Mengobati-Disentri-dan-Mengatasi-Kurang-Darah-Dengan-Bayam

Bayam adalah salah satu tumbuhan sayur yang berasal dari Amerika Tropik. Sampai sekarang, tumbuhan ini tersebar didaerah tropis dan subtropis seluruh dunia. Di Indonesia tumbuhan bayam ini dapat tumbuh sepanjang tahun dan dapat di temukan dengan ketinggian 5 - 2.000 m dpl. Tanaman bayam ini dapat tumbuh subur di dataran yang rendah pada lahan terbuka yang udaranya agak panas.

Secara umum, tanaman bayam ini dapat meningkatkan kerja ginjal dan dapat mempelancarkan pencernaan. Akar pada bayam merah berkhasiat untuk obat disentri. Bayam termasuk sebagai sayuran berserat yang dapat digunakan untuk mempelancarkan proses buang air besar.

Pada tanaman bayam ini memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan Anda. Berikut dibawah ini beberapa manfaat tanaman bayam yang dapat saya jelaskan secara singkat cara pengobatannya untuk kesehatan Anda.

01. Mengobati Disentri

Caranya ialah cucikan 10 batang akar bayam merah sampai bersih, lalu tumbukkan bayam merahnya sampai halus, kemudian tambahkan dengan garam halus seujung sendok teh sambil diaduk sampai rata, lalu disaring. Untuk pengobatannya, langsung minum air saringannya sekaligus.

02. Mengatasi Kurang Darah

Caranya yaitu cucikan 3 genggam daun bayam merah, lalu tumbukkan sampai halus. Tambahkan dengan 1 sdm air jeruk nipis, kemudian di saringkan. Selanjutnya, tambahkan dengan 1 sdm madu dan sebutir kuning telur ayam kampung dan adukkan sampai rata. Setelah itu, minum ramuan tersebut sebanyak 1 kali sehari selama seminggu. Pengobatan ini juga dapat dilakukan 2 kali seminggu sampai penyakit tersebut sembuh.

Nah, itulah manfaat bayam bagi kesehatan tubuh Anda yang dapat saya jelaskan secara singkat. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, terima kasih.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Mengobati Disentri dan Mengatasi Kurang Darah Dengan Bayam

0 komentar:

Posting Komentar